Waspadai Hidronefrosis Pada Bayi

27 Des

Waspadai Hidronefrosis Pada Bayi,- Tanpa mengenal usia penyakit ginjal dapat menyerang siapa saja mulai dari orang dewasa, lanjut usia, hingga anak-anak sekalipun. Salah satu penyakit ginjal yang masih tergolong awam di kalangan masyarakat adalah hidronefrosis atau ginjal bengkak. (Baca juga: Ciri-Ciri Ginjal Bengkak)

Waspadai Hidronefrosis Pada BayiPenyebab hidronefrosis memang beragam, salah satunya adalah faktor keturunan. Meskipun pria berusia diatas 50 tahun lebih rentan terkena penyakit ini, namun hidronefrosis pada bayi juga mungkin terjadi.

Penyebab Hidronefrosis Pada Bayi

Bayi yang baru lahir masih beradaptasi dengan dunia luar sehingga menyebabkan bayi lebih rentan terkena infeksi berbagai bakteri. Terkadang bayi baru lahir atau yang berusia beberapa bulan dapat terkena penyakit yang biasanya menyerang orang dewasa, salah satunya adalah hidronefrosis. Berikut adalah penyebab hidronefrosis pada bayi:

1. Kelainan Ginjal pada Bayi Baru Lahir

Bayi yang baru lahir dan menderita kelainan ginjal bawaan berisiko terkena hidronefrosis. Kelainan ini bisa terjadi pada jaringan ginjal yang mengalami kecacatan, gejalanya tidak secara nyata terlihat namun baru bisa diketahui pada proses scan pada organ ginjal bayi.

2. Bayi Lahir Prematur

Bayi yang lahir prematur merupakan bayi yang dilahirkan oleh ibu sebelum tanggal kelahiran yang seharusnya. Kelahiran prematur biasanya terjadi pada usia kehamilan mulai 7 bulan. Karena lahir lebih dulu, sistem imun bayi belum sempurna dan mengakibatkan bayi mudah terjangkit penyakit.

3. Faktor Genetik

Faktor genetik biasanya diturunkan dari orang tua yang memiliki riwayat penyakit hidronefrosis dalam keluarganya. Atau bisa jadi bayi sudah memiliki kelainan ginjal pada janin sejak masih di dalam kandungan karena terjadi masalah saat pembentukan embrio.

4. Organ Ginjal Tidak Sempurna

Kasus ini biasanya terjadi pada bayi lahir prematur. Organ di dalam tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna karena memang bayi belum waktunya dilahirkan. Hidronefrosis bisa terjadi jika permukaan ginjal terlalu tipis sehingga mudah menggelembung dan membentuk kantung, atau jika saluran kemih terlalu sempit sehingga urine tidak bisa keluar dengan normal.

5. Faktor Usia Ibu

Kehamilan pada usia yang ekstrim, baik terlalu muda atau terlalu tua dapat membawa risiko tersendiri bagi ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Risiko yang terbesarnya adalah kematian ibu dan bayi. Anak yang dilahirkan juga kemungkinan akan mengalami kecacatan pada organ-organ tertentu.

Selain faktor usia, makanan ibu hamil juga harus diperhatikan. Makanlah makanan yang sehat dan bergizi agar kesehatan ginjal ibu dan bayi tetap terjaga. (Baca juga: Makanan Sehat Ginjal Bengkak)

Gejala Hidronefrosis Pada Bayi

Bayi yang belum bisa bicara tentu tidak bisa mengatakan nyeri atau sakit yang dideritanya. Namun ibu bisa mengenali ciri-ciri hidronefrosis pada bayi seperti berikut ini :

  • Kulit bayi berwarna kuning atau terlalu pucat
  • Tidak nafsu makan dan tidak mau minum ASI
  • Berat badan bayi terus menurun sejak lahir
  • Sering menangis dan rewel
  • Demam yang sulit turun
  • Sulit bernafas
  • Tubuh bayi membengkak
  • Perkembangan bayi tidak normal

Cara Mengobati Hidronefrosis Pada Bayi

Jika bayi sudah didiagnosa menderita hidronefrosis, maka harus segera dilakukan tindakan medis agar penyakit tidak semakin parah dan menyebabkan penyakit lainnya. Untuk membantu Anda dalam mengobati hidronefrosis, kami menyarankan terapi pengobatan hidronefrosis dengan Obat Herbal yang sudah TERBUKTI AMPUH dan AMAN yakni QnC Jelly Gamat.

Anda tidak perlu khawatir, QnC Jelly Gamat sudah terdaftar di BPOM RI dengan No. 173301471 serta DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 serta sudah bersertifikat HALAL dari MUI, sehingga AMAN dikonsumsi oleh bayi, anak-anak, dewasa, lanjut usia, hingga ibu hamil dan menyusui sekalipun tanpa efek samping. 100% ALAMI dan 0% KIMIA

PENASARAN DENGAN OBAT HERBAL QNC JELLY GAMAT?

INGIN TAHU LEBIH DETAIL? >> KLIK DISINI <<

Demikianlah informasi mengenai waspadai hidronefrosis pada bayi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat dan terima kasih banyak telah berkunjung…

Waspadai Hidronefrosis Pada Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *