Penyebab Nyeri Haid Hari Pertama

27 Apr

Penyebab Nyeri Haid Hari Pertama Yang tak tertahankan bisa bermacam-macam. Nyeri haid atau dismenore adalah hal yang sering terjadi pada sebagian besar wanita. Nyeri dapat terasa ringan atau tidak mengganggu. Namun, nyeri haid berat yang dirasakan di masa menstruasi atau nyeri menetap dan semakin berat setelah menstruasi dapat menandakan adanya penyakit atau kondisi tertentu.

Nyeri haid umumnya dirasakan sebagian wanita pada awal masa menstruasi. Pada beberapa wanita, rasa sakit di perut bagian bawah ini tidak begitu terasa hingga mereka tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Namun, sebagian lain merasakan nyeri yang tidak tertahankan hingga tidak mampu melakukan apapun.

Penyebab Nyeri Haid Hari PertamaNyeri haid atau disminore dapat dikategorikan menjadi 2 macam, yaitu disminore primer dan disminore sekunder. Disminore primer adalah rasa nyeri yang umum di alami wanita terutama pada masa awal menstruasi yang di anggap normal. Sedangkan, disminore sekunder adalah nyeri pada masa menstruasi yang disebabakan adanya gangguan pada sistem reproduksi wanita. Kondisi disminore sekunder umumnya di rasakan lebih awal dari pada nyeri menstruasi dan biasanya berlangsung lebih lama.

Penyebab Nyeri Haid Hari Pertama

Nyeri perut saat menstruasi terjadi karena kontraksi di dalam rahim atau kandungan. Kontraksi otot rahim ini dipicu oleh hormon prostaglandin, yang kadarnya akan meningkat tepat sebelum menstruasi dimulai.

Prostaglandin adalah bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh wanita dan dapat menyebabkan banyak gejala yang berhubungan dengan ketidaknyamanan saat menstruasi. Selain itu, prostaglandin juga memicu kondisi lain seperti mual, diare, lemas, dan sakit kepala yang kerap menyertai nyeri. Diduga, sebagian wanita memproduksi prostaglandin dalam jumlah lebih banyak sehingga lebih merasakan nyeri dibandingkan yang lain.

Jika selama siklus menstruasi terjadi kontraksi yang terlalu kuat, hal tersebut bisa menekan pembuluh darah di dekatnya, sehingga dapat memotong suplai oksigen ke dalam rahim. Akibatnya, rendahnya level oksigen dalam rahim bisa menyebabkan munculnya rasa sakit dan kram.

Namun, tak semua penyebab nyeri perut saat menstruasi diakibatkan oleh proses normal saat haid. Ada penyebab lain yang mendasari rasa sakit yang Anda rasakan di perut selama haid. Berikut ini beberapa penyebab nyeri perut saat haid yang sering terjadi:

  • Endometriosis. Adalah masalah kesehatan yang terjadi pada saat sel-sel yang menyelubungi trahim mulai tumbuh di luar rahim, seperti pada ovarium atau tuba falopi. Sel-sel tersebut sering kali menyebabkan rasa nyeri yang hebat.
  • Radang panggul. Adalah kondisi di mana terjadinya infeksi yang dapat menyebabakan adanya inflamasi pada rahim, ovarium atau tuba falopi.
  • Adenomiosis. Adalah kondisi di mana jaringan yang paling dalam pada rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim, sehingga sering kali menyebabakan nyeri pada saat haid.
  • Fibroid. Adalah jenis tumor yang tidak bersifat kanker, yang sering kali tumbuh dalam rahim.
  • Stenosis leher rahim: pembukaan pada leher rahim beberapa wanita sangat kecil, sehingga menghambat aliran darah untuk keluar saat haid. Kondisi ini menyebabkan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim.

Siapa yang lebih berisiko ?

Orang yang berusia di bawah 20 tahun, memiliki riwayat keluarga dengan dimesnore, memiliki kebiasaan merokok, siklus menstruasi yang tidak teratur, mengalami menstruasi pertama sebelum usia 11 tahun, obesitas, belum pernah hamil dan sering mengalami perdarahan berat saat menstruasi adalah orang yang berisiko tinggi mengalami dismenore.

Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Perut Saat Haid ?

Selain mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit, umumnya nyeri haid dapat diredakan secara alami dengan pijatan, mandi air hangat, minuman hangat, berbaring dengan kaki diangkat, atau menempelkan koyo pada bagian yang sakit.

Jangan anggap sepele nyeri haid. Segera periksakan diri ke dokter jika terjadi perdarahan berlebihan, periode menstruasi lebih lama dari biasanya, disertai demam, terdapat keputihan yang tidak normal, nyeri timbul tiba-tiba dan terasa intens pada panggul, serta adanya tanda-tanda infeksi seperti demam atau menggigil dan nyeri tubuh saat menstruasi.

Adapun untuk mencegah kondisi nyeri selama haid, anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks seperti sayuran dan juga buah-buahan. Jangan lupa untuk senantiasa berolahraga secara teratur untuk menjaga berat badan tetap ideal, serta hindarilah mengonsumsi minuman keras dan rokok serta mengurangi stres yang dapat meningkatkan risiko kram dan nyeri haid yang parah.

Bagi Anda yang menginginkan penyembuhan alami, kini sudah banyak alternatif alami untuk meredakan atau mengobati nyeri haid, salah satunya dengan ekstrak teripang. Informasi lebih lengkap dapat Anda simak di artikel >> Obat Herbal Nyeri Haid

Demikianlah informasi seputar penyebab nyeri haid hari pertama yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat…

Penyebab Nyeri Haid Hari Pertama yang Tak Tertahankan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *