Penyebab dan Gejala Penyakit Ayan Yang Perlu Anda Ketahui

2 Jun

Penyebab dan Gejala Penyakit Ayan Yang Perlu Anda Ketahui,- Ayan atau epilepsi adalah kelainan neurologis yang cukup umum menyerang orang di seluruh dunia. Siapapun dapat mengalami ayan, tapi umumnya sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua yakni setelah berusia 60 tahun.

Penyebab dan Gejala Penyakit Ayan Yang Perlu Anda Ketahui

Penyebab Penyakit Ayan

Penyakit ayan tidak memiliki penyebab yang dapat diidentifikasi pada sebagian orang yang menderita ayan. Namun, berikut ini merupakan penyebab yang meliputi ayan:

  • Faktor genetik.
  • Trauma Kepala.
  • Kondisi otak (seperti tumor otak atau stroke).
  • Penyakit Menular (seperti meningitis, AIDS).
  • Cedera Pralahir ( seperti kekurangan oksigen saat lahir, infeksi pada ibu).
  • Gangguan Perkembangan (seperti autisme¬† atau neurofibrotomatis).
  • Demensia atau penyakit Alzheimer.

Gejala Penyakit Ayan

Kejang merupakan gejala utama dari penyakit ayan. Gejala ayan dapat berbeda pada setiap orang tergantung pada jenis kejang yang dialaminya.

1. Kejang fokal (parsial)

Kejang parsial simpel, tidak melibatkan hilangnya kesadaran. Gejalanya meliputi:

  • Perubahan rasa, bau, penglihatan, pendengaran atau sentuhan.
  • Kesemutan dan kedutan pada anggota tubuh.
  • Pusing

Kejang parsial kompleks, melibatkan hilangnya kesadaran namun sesaat. Gejalanya meliputi:

  • Pandangan kosong.
  • Menngunyah.
  • Menggosok-gosokan tangan.

2. Kejang umum

Kejang umum terjadi pada sekujur tubuh, gejala yang terjadi pada kejang umum adalah:

  • Mata terbuka saat kejang.
  • Buang air kecil.
  • Tidak sadarkan diri.
  • Saat kejang penderita ayan kadang-kadang mengeluarkan suara-suara atau berteriak.
  • Kesulitan bernafas yang menyebabkan wajah menjadi pucat atau membiru.
  • Setelah sadar, penderita mengalami kebingungan selama beberapa menit atau jam.
  • Kejang tonik. Tubuh menjadi kaku selama beberapa detik yang diikuti dengan gerakan ritmis yang menyebabkan otot-otot pada lengan, kaki, dan punggung berkedut.
  • Kejang atonik. Otot tubuh menjadi rileks yang menyebabkan penderita jatuh tanpa kendali.
  • Kejang klonik. Gerakan menyentak ritmis yang menyerang otot leher, wajah, dan lengan.

Jenis epilepsi yang terjadi pada anak-anak dikenal dengan absence atau petit mal (tidak berbahaya) namun, dapat menyebabkan konsentrasi dan prestasi akademik anak dapat terganggu. Gejala  yang dtimbulkan dari jenis ini adalah hilangnya kesadaran selama beberapa detik, mengedip-ngedip, menggerak-gerakan bibir, dan pandangan kosong. Kejang jenis ini dapat membuat anak-anak tidak sadar akan apa yang terjadi.

Untuk mencegah sekaligus mengobati penyakit ayan kami rekomendasikan obat herbal yang Terbukti Ampuh mengobati penyakit ayan secara alami dengan reaksi cepat tanpa menimbulkan efek samping yakni, dengan mengkonsumsi QnC Jelly Gamat.

PESAN DISINI !!!

BARANG SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN
(Berlaku untuk pembelian 1 botol ke daerah Jawa tertentu. Dan untuk pembelian lebih dari 1 botol, atau pembelian ke luar Jawa, anda bisa transfer dulu minimal setengahnya, nanti setengahnya lagi setelah obat diterima)

Penyebab dan Gejala Penyakit Ayan Yang Perlu Anda Ketahui

Untuk informasi lebih lengkap Anda bisa lihat di >> Obat Herbal Ayan

www.penyakittipes.web.id

Penyebab dan Gejala Penyakit Ayan Yang Perlu Anda Ketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *