Ciri-Ciri Penyakit Ayan (Epilepsi) Pada Bayi

30 Mei

Ciri-Ciri Penyakit Ayan (Epilepsi) Pada Bayi,- Ayan atau pilepsi adalah salah satu jenis penyakit yang menyebabkan gangguan pada bagian sistem syaraf pusat. Kondisi ini dapat menyebabkan kejang berulang, kehilangan kesadaran dan tingkah laku yang aneh ketika serangan terjadi. Penyakit ini bisa diderita oleh siapa saja mulai dari bayi, anak-anak hingga dewasa.

Didalam otak manusia terdapat neuron atau sel-sel saraf yang merupakan bagian dari sistem saraf. Tiap sel saraf saling berkomunikasi dengan menggunakan impuls listrik. Pada kasus epilepsi, kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut dihasilkan secara berlebihan sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali.

Ciri-Ciri Penyakit Ayan (Epilepsi) Pada BayiPenyebab Ayan/Epilepsi Pada Bayi

Penyakit ayan ini sebanyak 30% sering terjadi pada anak, dan perlu perhatian dan penanganan yang sangat baik pada penderita penyakit ini. Pada otak bayi yang normal, semua kinerja dan aktifitas syaraf-syaraf otak akan berjalan selaras sesuai dengan fungsi dari masing-masing syaraf. Tetapi karena sebab tertentu kondisi pada otak bayi tadi tidak berjalan normal sesuai dengan tugasnya masing-masing pada bayi epilepsi dan terjadi kekacauan dalam sensor otak, sehingga muncul kejang kejang.

Disisi lain, penyebab gangguan otak yang terjadi pada bayi berbeda-beda setiap individu. Akan tetapi pada bayi bisa jadi disebabkan karena cacat bawaan dalam struktur otak sejak mereka didalam kandungan, atau mungkin menderita cedera kepala atau infeksi yang menyebabkam epilepsi.

Penyakit yang satu ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya trauma lahir misalnya pada saat persalinan menggunakan vacum extractie. Trauma kepala berat ataupun ringan atau adanya tumor otak sehingga menimbulkan infeksi selaput atau jaringan otak.

Ciri-Ciri Penyakit Ayan (Epilepsi) Pada Bayi

Ciri-Ciri Penyakit Ayan Pada Bayi atau balita biasanya di awali dengan suhu tubuh yang meningkat tetapi hal ini belum tentu bisa di pastikan epilepsi. Adapun tanda yang berikutnya jika bayi epilepsi adalah gerakan bola mata yang cepat, kelopak mata berkedip-kedip, wajah meringis-ringis atau terjadi kejang pada sebagian angota tubuh.

Bagi orang tua yang anaknya mengalami hal seperti ini sebaiknya tidak panik dan tenang karena keadaan ini tidak memerlukan pengobatan segera, tetapi hal yang di haruskan adalah mencari penyebabnya. Dan yang paling penting yang perlu kita ketahui penyakit epilepsi atau ayan ini merupakan penyakit yang dapat di obati. Langkah terbaiknya jika anak anda mengalami gejala diatas anda segera untuk berkonsultasi pada ahlinya agar bisa ditangani secara betul dan sesuai dengan anjuran dokter.

Tips Mengatasi kejang, Lakukan Langkah-langkah berikut:

1. Jauhkan anak-anak dari tempat yang berbahaya, ketika itu terjadi untuk jauh diatas berbatuan tajam, memindahkan anak ketempat yang lebih aman.
2. Segera memiringkan kepala anak ke kanan
3. Berikan sandaran empuk dikepala
4. Jangan pegang kejangnya
5. Jangan memasukkan benda kedalam mulut agar tidak digigit lidahnya. Melindungi lidah dengan benda lembut, seperti kain atau sapu tangan.
6. Ketika serangan itu hilang, biarkan tidur anak-anak
7. Ketika sadar, membuat anak-anak dan membangkitkan rasa percaya diri anak.

Demikianlah informasi mengenai ciri-ciri penyakit ayan (epilepsi) pada bayi yang dapat kami sampaikan yang harus orang tua ketahui dan waspadai. Semoga informasi ini bermanfaat..

Terima kasih sudah berkunjung…

Ciri-Ciri Penyakit Ayan (Epilepsi) Pada Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *